Waja, Minggu, 11 Januari 2009.
Ayah Bunda libur, saatnya bermain. Advaya sudah tahu beda hari libur dan hari lain. Seperti Minggu ini, mulai deh. Diminta mandi pagi rewel, sarapan susah, apalagi tidur siang, no way. He he. Maunya main dan jalan bareng Ayah Bunda. Setelah dibujuk-bujuk, akhirnya Advaya mau juga mandi diteruskan sarapan (biarpun sedikit hu hu). Setelah itu, ya harus jalan. Karena Minggu ini jadwal Ayah mengawasi pekerjaan Pak Inok yang sedang renovasi kamar, perginya ga bisa jauh-jauh. Cukup jalan-jalan keliling kampung naik motor. Motornya capek Vaya mau istirahat dulu, Vaya nya ogah. Ternyata Advaya ga mau berenti. Dilanjutkan deh nemani Bunda belanja di warung dekat rumah. Eh…keasyikan pilih-pilih barang ga mau pulang juga. Bujuk rayu pun di jalankan lagi. Kali ini mempan. Advaya mau main di rumah saja sambil nemani Bunda masak sop buat makan siang. Advaya ikutan potong-potong (bohongan tentunya) apel. Dan langsung deh masuk mulut. He he lumayan.
Kecapekan main, Advaya kelihatan loyo. Tapi tetep…ga mau tidur. Hmm…main apa lagi yaa ? Bingung juga Bunda. Main apa ya yang ‘aman-aman’ saja di rumah, tapi cukup asyik buat Advaya. Tidak terlalu mengeluarkan banyak energi, kaerena sepertinya Advaya sudah mulai mengantuk. Inget…inget…Advaya seneng banget corat-coret. It’s time to corat-coret. Kali ini dengan tema Cat. Bahannya : cukup 3 tetes pewarna makanan + air sedikit. Alatnya : kertas, meja, kuas, tempat cat. Kali ini bermain dengan 4 warna: coklat, ungu, merah dan hijau. Persiapan selesai. Benar saja, Advaya cukup antusias. Mulai dari membuat coretan-coretan dilanjutkan minta dibuatkan garis, lingkaran, segi empat, segitiga, ikan, bunga, bintang, bulan, bebek, mobil bla…bla.. (fuih…makin lama Bunda makin kerepotan juga ngeladenin permintaan Advaya, secara ga ahli dalam gambar menggambar gitu, untungnya Vaya ga banyak protes dengan hasil coretan Bunda he he), mencampur warna, sampai menumpahkan semua sisa cat. Mungkin karena sudah mengantuk, permainan kali ini tidak terlalu heboh. Biasanya tangan, kaki, baju, pipi, lanjut ke lantai, dinding dan sekitarnya jadi korban cat. Sekarang ga terlalu kotor, cukup di lap semua alat dan sekeliling tempat main dengan lap basah, bersih deh. Setelah bosan, cuci-cuci semua alat dan tak lupa tangan kaki, ganti baju kemudian ngemil apel lagi. Bobok deh. Alhamdulillah.






0 Komentar:
Post a Comment